Rabu, 25 Januari 2017

Waspada Typus dan Demam Berdarah..

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhu...

Pagi yang cerah namun tak secerah diri saya dan keluarga yang dirundung duka... Setelah beberapa hari lalu keponakan saya Syiffa harus menginap di RS dikarenakan Demam yang diawal diagnosa hanya radang tenggorakan, segepok obat pun telah dihabiskan namun kondisi belum juga membaik Syiffa masih mengalami pusing dan mual walaupun badan tidak demam bahkan cenderung dingin suhu tubuhnya hingga pada akhirnya memaksakan orang tua saya membawa periksa kembali daann harus melalui tes pengambilan darah. Setelah melakukan tes pengambilan darah yang hasilnya pun keluar tidak lama berselang, setelah hasil laboratorium keluar ternyata hasilnya + Typhus atau dalam kedokteran memiliki istilah Typhoid Fever atau Typhoid Abdominalis. 

Typhoid Fever ini penyebabnya adalah kuman Salmonella Typhi A, B, C yang masuk melalui pencernaan dan menyebar ke seluruh organ pencernaan yang biasanya masuk ke pembuluh darah dalam jangka waktu 24-72 jam yang kemudian berkembang biak pada sistem ratikuloendothelial dan menyebar ke seluruh pembuluh darah proses inilah yang menyebabkan beberapa gejala pada penderita typhus ini. 

Gejala yang terjadi pada ponakan saya sendiri yang notabene Syiffa termasuk anak yang tidak pernah mengeluh apabila sakit, dia hanya meminta kepada Eyang Uti jam 03.00 WIB untuk mengerok karena pusing, pada saat Eyang menyentuh badan Syiffa eeehh ternyata puaanaass tinggi inilah awal gejala sakitnya lalu dibawalah ke klinik oleh Papanya dan di diagnosa Radang Tenggorokan, alright done kami bernapas lega dan Syiffa mulai dengan pengobatan dan memaksanya untuk tidak masuk sekolah 2 hari namun setelah minum obat dan obat telah habis memang tidak lagi demam tapiii dia mengalami pusing dan mual juga.. Bahkan saya setiap hari memijit dan saya pun sempat menyampaikan kepada Ibu saya bahwa Syiffa bermasalah di perut dan sebaiknya dibawa berobat lagi. Rupanya di hari berikutnya sudah bisa masuk sekolah walaupun dengan kondisi sepulang sekolah kedinginan dan menggigil tapii tidak pake demam ya.. Hingga akhirnya keluargapun tau penyakit yang dideritanya. 3 hari harus dihabiskan untuk perawatan, disamping obat dari dokter ada beberapa obat tambahan yang cukup tenar seperti obat cacing atau fermin atau apapun istilah yang diketahui. Lalu Fufang Ejiaou ini merupakan obat Cina yang berfungsi menaikkan trombosit dalam darah untuk harga obat ini lumayan mahal untuk 1 paket 1 hari isi 2 botol untuk pagi dan sore diminum 2 jam setelah meminum obat dokter yang saya dengar harganya Rp. 250.000 lalu tidak lupa Sari Kurma. Semua kami berikan karena ingin kesembuhan yang tidak terlalu lama lagi.

Dan sudah dua hari kemarin suami tercinta saya pun sakit berawal dari pilek dan batuk awalnya saya mengerok dan memijat istilah orang-orang terapi sang suami dan memaksakan suami untuk minum obat. Tapi kemarin pada saat istirahat untuk makan saya melihat suami saya terkapar ditempat tidur, pada saat saya menyentuh badannya ternyata demam tinggi. Ya Allah sontak saya langsung mengambil obat Syiffa untuk diminumnya karena suami saya ini termasuk orang yang paling susah untuk periksa ke dokter, tau tidak karena apa.. Suami saya phobia jarum suntik dan berbagai macam alasan selalu dia lontarkan apabila Ibu saya menyuruh ke klinik dia selalu menolak, okee baiklah masih saya upayakan dengan sisa obat ponakan saya dulu. But tadi malam saya terbangun karena suami saya menggigil kedinginan dan demam tinggi. Dalam kondisi mengantuk saya langsung mengambil obat dan memaksanya minum obat dan saya berusaha untuk tetap terjaga supaya bisa melihat kondisi dan mengecek suhu badannya. Alhamdulillah tidak lama suhu badan turun, kemudian paginya karena saya sedang kedatangan tamu saya dibangunkan oleh suami yang setelah dia sholat. Langsung membuatkan teh panas dan membuatkan sarapan untuk suami lalu saya meminta obat cacing ke Syiffa dan memaksanya untuk minum semua obat itu. Daan Ibu saya pun menyuruh ke klinik tapi dengan bergaya sehat suami pun bilang "Saya udah sehat udah gak panas badannya" hmm oke saya masih bisa jawab "kalo nanti sampe malem suami panas atau menggigil lagi gak pake nolak harus ke klinik". Suamipun terdiam  tak mampu berkata-kata, saya hanya berharap dan berdoa semoga Suami saya tidak parah sakitnya. 

Untuk para pembaca lainnya apabila mengalami kondisi keluarga yang sakit demam jangan pernah diremehkan dan disepelakan karena kita tidak pernah tahu diagnosa dokter itu seperti apa. Yang sulit untuk membawa ke dokter bisa dengan sedikit ancaman karena bagaimanapun kami ingin kesembuhannya. Untuk semua penderita phobia jarum suntik rubahlah mindset anda semua karena semua ini demi kebaikan kesehatan anda semua.

Semoga sakit suami saya tidak makin parah lagi dan semoga yang sudah sakit segera disembuhkan dan diangkat semua penyakitnya oleh Allah SWT amin ya robbal 'alamin..


Wassalamu 'alaikum Warrahmatullahi Wabarrokatuhu..

~DiaR MahaRaNi~ 

Selasa, 24 Januari 2017

Hidup Susah...Salah Siapa....??

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhu...

Siang yang cerah dan lumayan panas ini membuat saya ingin membahas mengenai persoalan kehidupan yang banyaak sekali dihadapi oleh semua orang selama masih bernafas. Yaa... benar sekali semua masalah yang terjadi dimuka bumi ini dengan berbagai macam warna warninya, ditinjau dari berbagai segi sudut pandang masing-masing pribadi. Perlu kita tanya kembali kepada masing-masing pribadi seperti apakah persoalan hidup kita? Seberapa besarkah pengaruh dari persoalan hidup tersebut untuk kehidupan kita? Kehidupan dari koridor apakah yang mendapat hambatan? Banyak sekali pertanyaan yang ingin saya ungkapkan namun semua pertanyaan tersebut akan mengarah ke beberapa aspek kehidupan. 


Menurut saya setiap kehidupan pribadi pasti memiliki persoalan hidup, seperti misalnya masalah pribadi sekali menyangkut hati dan perasaan kalau saya bisa menganalogikan mengenai perasaan rendah diri akan penampilan fisik seperti adanya cacat fisik, seseorang yang pendek; gendut; kurus dan smua penampilan fisik yang bisa menimbulkan perbincangan orang lain terhadap orang tersebut maupun adanya sifat tertutup dan pemalu dalam pribadi diri masing-masing. Untuk beberapa karakter orang yang tidak memiliki terlalu besar rasa percaya diri ini mampu menimbulkan persoalan mendasar yang akhirnya menyebabkan seseorang merasa malu hati, cenderung menarik diri dari lingkungan dan untuk yang paling parahnya menyebabkan paranoid terhadap dunia luar. Namun untuk seseorang yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan yang terlebih memiliki Iman yang cukup kuat terhadap pencipta, pribadi ini akan tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengeksplor kemampuan terpendam dalam dirinya dan dapat menemukan sesuatu yang tak terduga nantinya. 

Lalu untuk masalah pribadi dalam kehidupan ini yang sangat marak di kehidupan sosial kita. Masalah pendidikan, masalah dengan keluarga, teman dan yang paling sering menjadi penyebabnya adalah masalah cinta. Berbagai macam persoalana yang dapat kita jelaskan smua menyebabkan diri merasa kesulitan dan kesusahan dalam menjalani hidup.

Bagi yang sudah berkeluarga masalahnya akan lebih kompleks lagi berbagai macam masalah yang terjadi dari masalah hubungan suami istri itu sendiri, masalah karir atau keuangan, perselingkuhan, anak dan smua masalah yang timbul dalam berumah tangga. Dari semua masalah yang terjadi baik secara sudut pandang pribadi maupun yang sudah berkeluarga berbagai macam penyelesaian dan argumenpun bervariasi.


Pada saat mengalami suatu masalah hidup yang sering disebut kesulitan dan kesusahan hidup terkadang banyak dari kita mengekspresikan dengan kesedihan, stress, tangisan dan galau. Tak sedikit pula ada yang menyalahkan orang lain dan bahkan menyalahkan Allah SWT karena tidak adil terhadap dirinya. Padahal kalo mau menelisik dan menganalisa lebih dalam saya dapat mengungkapkan beberapa pendapat mengapa hidup kita selalu dihambat masalah, selalu susah serasa tak ada jalan keluar dan mengalami jalan yang buntu. Pendapat saya nanti ini saya dapatkan dari berbagai macam peristiwa dalam hidup yang saya alami maupun dari lingkungan saya, tak sedikit saya mengalami peristiwa yang bisa terbilang sangat tragis dan menyedihkan. Disini saya ingin menjelaskan namun apabila ada beberapa orang yang tidak setuju dengan pendapat saya, saya kembalikan kepada masing-masing pribadi pembaca saja.

Mengapa hidup kita masih susah dan tidak ada peningkatan dalam hidup atau sering dibilang nasib buruk.. Seandainya kita yang mengalami kesulitan tersebut dapat mengingat kepada firman Allah SWT  QS Ar-Ra'd :11

إِنَّ اللَّـهَ لَا يُغَيِّرُ‌ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُ‌وا مَا بِأَنفُسِهِمْ

Artinya: Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Ini sudah terlihat jelas bahwa segala kesulitan hidup dapat berubah apabila kita sebagai manusia yang tak sempurna dan tak pernah luput dari kekurangan dan dosa baiknya kita menginstropeksi diri kita sendiri mengenai segala kesalahan dan dosa yang sudah kita lakukan di masa lalu. Bagaimana kita memperlakukan orang lain? Seberapa sering kita menyakiti hati orang tua kita, saudara sedarah daging kita, suami atau istri kita, anak-anak kita, teman dan sahabat kita, apabila kita telah melakukannya apakah kita bisa menyadari sepenuhnya kesalahan kita dengan benar-benar tulus ikhlas menyadari bukan karena ditekan oleh beberapa pihak, apakah kita telah meminta maaf dan juga memaafkan mereka dengan tulus tanpa memendam kebencian. Apakah kita mengambil hak orang lain? Apakah kita memiliki hutang yang tidak kita bayarkan? Apakah kita suka membuka aib orang lain? Apabila kita melakukan semua hal tersebut sepertinya penyebab dari kesulitan hidup kita kemungkinan dari kesalahan, kekurangan dan kekhilafan kita sendiri. Ada baiknya kita mulai meminta maaf kepada orang-orang yang telah kita sakiti dengan tulus bukan hanya basa basi ataupun sandiwara belaka. Refleksikan diri kita dengan penuh rasa kesadaran atas semua kesalahan setikdaknya mengikis kebencian dan ketidaksukaan yang ada di dalam hati kita sendiri, selanjutnya mohon ampunan kepada Allah SWT karena sesuai dengan ayat berikut :
 لاَ يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلاَّ الدُّعَاءُ، وَلاَ يُزِيْدُ فِى الْعُمْرِ إِلاَّ الْبِرُّ) -الترمذي-
“Tidak ada yang mampu menolak takdir Allah kecuali doa”

Berdoa dan menjaga silaturahmi niscaya Allah SWT akan merubah hidup hambaNYA. Saya haqqul yakin dengan firman Allah SWT tersebut karena janji Allah itu PASTI. Dengan selalu berdoa memohon kepadaNYA yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan hidup dengan sabar. Adapun beberapa langkah merubah takdir hidup antara lain :
1. Berusaha yaitu dengan melakukan aksi terhadap apa saja yang diinginkan terjadi perubahan atasnya.
2. Berdo’a yaitu memanjatkan harapan kepada Allah terhadap maksud yang diinginkan diqabulkan olehNya.
3. Tawakkal yaitu menunggu keputusan, hasil daripada usaha dan doa yang diminta.
Setelah hal di atas dilakukan, maka kita tinggal menunggu ketentuan Allah yang disebut dengan (takdir).

Saya ingin mengajak semua teman-teman saya yang sudah sudi meluangkan waktu untuk membaca blog ini, supaya kita berhenti untuk menyalahkan orang lain karena kesulitan hidup kita, menyalahkan Allah SWT karena diperlakukan tidak adil karena mengalami masa sulit. Namun banyak yang tidak menyadari rencana terbaik Allah SWT terhadap kita karena Allah memberikan cobaan tidak akan melebihi dari kemampuan hambaNYA. Apabila kita mampu melewati ujian tersebut kelak kita akan menjadi manusia yang lebih baik dan naik level yang lebih tinggi tentunya akan diuji dengan yang lebih tinggi pula tingkat kesulitannya. Hidup ibarat proses kita sekolah di dunia, kita melakukan pembelajaran hidup dengan ridha Allah SWT.


Adapun doa dan dzikir yang saya lakukan untuk menenangkan hati saya yaitu 


Hasbunallah wani’mal-wakîl”. Artrinya: “Cukuplah Allah tempat berserah diri bagi kami,  sebaik-baik pelindung kami”.


Saya biasa lakukan sebanyak 113 x kemudian melafadzkan Istighfar sebanyak mungkin. Untuk doa saya terbiasa dengan Surat Al-Ikhlas, An-Naas dan Al-Falaq yang terakhir ayat kursi mungkin untuk ukuran saya yang masih cetek pengetahuan agama suratan yang mudah saya ingat adalah suratan tersebut. Karena saya yakin doa-doa saya pasti didengar Allah SWT namun untuk hasil saya serahkan kepada yang Maha Penguasa segala dzat karena sebenarnya Allah telah memberikan petunjuk kepada hambaNYA dengan caraNYA sendiri yang bagi kita penuh dengan teka-teki. Dengan sudah bersihnya hati kita dari kesalahan dan kekhilafan terhadap orang lain, serta mohon ampunan kepada Allah, berusaha untuk memperbaiki keadaan menjadi lebih baik dan tetap berdoa selalu bersabar menghadapinya. Inshaa Allah...hasil yang kita dapatkan akan jauh dari yang kita harapkan.. Amien ya robbal 'alamin..



Semoga ada manfaat yang bisa kita ambil dari bacaan ini...Untuk semua kesalahan kalimat dan kata-kata yang saya ketik saya minta maaf yang sebesar-besarnya. 




Wassalamu 'alaikum warrahmatullahi wabarakatuhu...



~DiaR MahaRaNi~


Senin, 23 Januari 2017

Masa Lalu adalah Kenangan...

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuhu..

Hari ini saya mencoba untuk menulis blog karena iseng untuk mengisi waktu... Mengapa Warna Warni Kehidupan yang saya pilih untuk judul Blog saya karena merasa kehidupan yang saya lalui disekitar lingkungan saya memiliki berbagai macam cerita yang sangat berwarna warni penuh dengan cerita dan semuanya akan coba saya kulik dengan pembahasan maupun solusi dari berbagai pihak.

Sebelumnya saya ingin mengulik tentang sebuah cerita tentang Masa Lalu, semua orang didunia ini sudah pasti memiliki lembaran masa lalu.. Berbagai cerita dari sebuah masa lalu yang kadang kala kita masih sering diceritakan, dibahas dan bahkan ada yang masih membanggakan.. Tak sedikit pula beberapa dari kita ada yang mendapat kisah ataupun kenangan masa lalu yang kurang membahagiakan bahkan ada yang bisa disebut dengan pahit. Cerita lucu, bahagia, suka, sedih dan menguras banyak airmata pun terjadi pada kita dengan hal yang melatarbelakanginya pun beragam masalah dari keluarga, pendidikan, cinta, pertemanan dan kekerasan dalam rumah tangga. Saya akan bercerita mengenai kisah anak-anak korban keluarga Broken mungkin tak banyak yang tau ataupun bahkan banyak yang memunafiki cerita mengenai keluarga yang harus mengakhiri cerita rumah tangganya dengan sebuah perceraian. Suatu hubungan pernikahan yang telah terjalin baik dalam waktu singkat maupun yang telah dilalui berpuluh-puluh tahun tak pelak mengalami berbagai macam ujian, masalah bahkan badai sekalipun. Kekuatan, kesabaran dan ketegaran dari pasangan suami istrilah yang menjadi pondasi keutuhan keluarga dan yang terpenting sundulan doa dan usaha dari pasutri inilah yang terpenting. Namun tak sedikit pula para pasutri ini mengalami keputus asaan dalam suatu rumah tangga sehingga mengambil keputusan untuk berpisah. Saya yakin tak ada seorangpun yang menginginkan hubungan suci rumah tangganya harus terhenti dan saya pun tahu banyak yang harus dikorbankan dari kejadian perpisahan ini yaitu anak-anak...

Anak-anak korban perceraian ini yang sering sekali dianggap sebelah mata oleh berbagai pihak terlebih orang-orang sekitar yang memiliki tingkat kepo untuk bahasa hits saat ini yang memiliki arti rasa ingin tahu yang sangat tinggi dan biasanya masalah ini diikuti dengan cibiran ataupun olokan. Ada beberapa anak-anak korban perceraian memiliki nasib yang bagus karena mungkin keluarga kedua belah pihak memberikan kebebasan dan kasih sayang yang tidak berubah. Ada pula yang menerima kasih sayang yang sama namun pada saat salah satu pihak mendapatkan calon maupun pasangan baru masing-masing lebih memikirkan pasangannya saja. Tidak sedikit pula ada beberapa anak yang memilih tinggal bersama Eyang atau Mbah nya karena merasa tidak nyaman dengan kehidupan baru Mama Papanya. Adapula yang ikut dengan keluarga barunya diusia yang masih sangat kecil namun dalam prosesnya anak ini mengalami tekanan yang begitu besar baik dengan cacian, makian, hinaan dan bahkan kekerasan yang dilakukan terhadapnya. Seperti anak laki-laki berusia 8 tahun yang ikut hidup dengan Mamanya setelah perceraian orang tuanya, namun Sang Mama menikah lagi dengan Papa yang selalu disebutnya dengan panggilan Om. Dari pernikahan ini memiliki 3 orang anak yang artinya anak laki-laki memiliki saudara tiri. Kehidupan seorang anak laki-laki kecil kelas 2 SD sudah harus berkutat dengan kegiatan mengurus adik-adik tirinya ini, mencuci baju, membuat makanan dan mengantar jemput sekolah TK adik nya yang paling besar dan yang kedua menggunakan sepeda. Kegiatan yang seperti ini dilakukan setiap hari namun perlakuan tak adil selalu dia terima. Diomeli dengan sebutan kata-kata yang sangat kasar "Anak Setan" hanya karena kesalahan sedikit yang mungkin tidak sengaja dilakukan atau karena ulah adik tiri yang berantem satu sama lain itupun bisa dijadikan alasan anak lelaki ini sebagai penyebabnya. Dikurung didalam kamar mandi semalaman dengan kondisi gelap, dicubit hingga memar dan dipukul dengan kepala sabuk/ikat pinggang hingga berdarah dipunggungya dia alami di kehidupan yang sangat menyiksa dan menguras airmata.  Bahkan kenangan ini yang selalu tersimpan dan terbayang di memori anak laki-laki ini. Kesedihan yang menguras airmata dan menyembunyikan jeritan hati akibat rasa sakit yang selalu dirasakan hampir setiap harinya. Kekuatan yang muncul dari anak lelaki ini akan tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri dari anak sebayanya. Kepahitan masa kecil anak lelaki ini pun mengiris hati saya dan membuat airmata saya pun tak mampu tertahan. Tak bisa saya bayangkan bagaimana rasanya menjadi dia, betapa beratnya hidup anak lelaki itu yang akhirnya memutuskan keluar dari rumah dan hidup dijalanan karena tak tahan menahan siksaan dirumahnya. Tidur didahan pohon waru besar dekat rumah ibu dan papa tirinya tinggal, tidur ditempat duduk dilapangan tenis bahkan tidur diemperan toko. Berbagai macam kegiatan setelah sekolah dijalani dengan aktivitas normal sepulang sekolah anak lelaki ini menuju ke lapangan tenis untuk menjadi kacung pengambil bola berganti malam dia pergi ke terminal untuk mencari uang dengan membantu penumpang membawakan barangnya, menjual permen atau minuman dan terkadang menjadi semir sepatu aktivitas tersebut dia lakukan supaya dia mendapat uang untuk membeli makan. Namun terkadang Mamanya mencari dia ketika rumah sedang tidak ada orang hanya untuk menyuruh makan dan memberikan uang kepada anak lelaki ini. Kejadian ini berlangsung hingga anak lelaki ini masuk sekolah SLTP yang karena ketidaktegaan dari Mamanya anak ini dititipkan kepada Kakak dari Mamanya yang tinggal di Sukabumi yang akhirnya bersekolah. Setelah selesai SLTP anak inipun dijemput oleh Mamanya untuk kembali ke Jakarta dan tinggal bersama keluarga tersebut, perlakuan tersebut masih terjadi dan akhirnya membuat anak ini tak sanggup lagi bertahan dirumah tersebut. Hingga pada umur 20 tahun Sang Mama memberitahukan identitas dan alamat Bapak kandungnya lalu anak ini berusaha mencari dan akhirnya bertemu Bapaknya. Namun apa dikata penolakan pun dia terima dari Bapak kandung dan Istri dari Bapaknya itu. Masa pahitpun terulang kembali dengan penghinaan dan caci maki dari keluarga bapak kandungnya. Namun anak ini tetap menghormati orangtuanya dan akhirnya dia tinggal di Mushola dekat rumah bapak kandungnya dan menjadi penjaga Mushola dan Muazin. Berbagai kejadian baik pun terjadi rupanya Allah SWT mendengar doa anak kecil lelaki yang dengan ketulusan dan keikhlasannya mencintai orangtuanya pun sedikit demi sedikit mencair. Sikap bertanggungjawab dan melindungi keluarga yang begitu tinggipun dia tunjukkan pada saat ada beberapa orang yang menghina Bapak atau Mamanya dia bisa menghajar habis-habisan orang-orang tersebut.

Saya kagum dengan perjuangan anak lelaki ini walaupun penuh kepahitan dan rasa sakit yang mendalam namun anak ini tidak menyimpan dendam sedikitpun kepada keluarganya. Rasa hormat masih dia tunjukkan untuk orangtua kandung yang hanya tinggal Bapaknya karena Mamanya sudah meninggal 4 tahun lalu. Tak lupa juga hormatpun diberikan kepada Papa yang dulu sering berbuat tidak adil dan menyakiti hati dan badan pun masih ditunjukan oleh anak lelaki ini. Saya ingin memberikan contoh yang bisa dijadikan tauladan kehidupan kita masing-masing. Berasal dari keluarga seperti apakah kita? Sudahkah kita menghormati orangtua kita dengan semua kesenangan dan kebahagiaan yang mereka berikan? Bersukurkah kita dengan apa yang telah Allah SWT berikan kepada kehidupan yang lebih baik daripada anak lelaki cerita diatas?
Sudah seharusnya kita sebagai manusia biasa yang tidak kurang dari kesalahan dan khilaf seharusnya merasa lebih bersukur atas semua karunia Allah SWT untuk kehidupan masa lalu yang mungkin indah..bahagia maupun penuh gelimang harta.. Kisah Anak Lelaki diatas menyadarkan saya betapa beruntungnya saya hidup didalam keluarga yang utuh dengan pernak perniknya, berkecukupan semua kebutuhan masa kecil saya pun selalu terpenuhi. So, untuk kita semua untuk dapat lebih bersikap dewasa dan bijaksana dalam menjalani kehidupan kita baik kehidupan yang bahagian ataupun kelam, semua harus diambil nilai positifnya dan janganlah kita menyalahkan pada masa lalu yang kelam untuk dapat melakukan perbuatan yang kita anggap baik, Hormatilah orang tua kita sesuai firman Allah SWT dan Hadist yang tak boleh kita abaikan.. Karena semua kebaikan kita terhadap orang tua kita itulah yang akan kita terima dari anak-anak kita..

Sepahit apapun Masa Lalu kita adalah kenangan yang bisa dijadikan pelajaran untuk kehidupan kita semua..


Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuhu..





~DiaR MahaRaNi~